Recent Posts

4/recentposts
Powered by Blogger.

Fixed Menu (yes/no)

Ads Top

Categories

Tags

Business

Latest in Sports

Popular Posts

Kisah Perjuangan Nanda Satriawan Menaklukan Skripsi

Monday, August 10, 2015
Kisah Perjuangan Nanda Satriawan Menaklukan Skripsi
Akhirnya hari ini teman saya ini, sebut saja namanya Nanda Satriawan, telah melangsungkan seminar validasi skripsinya. Alhamdulillah. Selamat ya bro wes gek ndang penelitian, maju terus, maju terus, sidang, daftar wisuda. Beres.
Sebenarnya niatan saya murni untuk memberikan dorongan agar teman-teman semangat dalam menyelesaikan skripsi. Tapi kalau ada teman-teman yang tersinggung dengan tulisan itu, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya.

Tentu saja permohonan maaf yang terbesar saya haturkan kepada Nanda, karena dengan tanpa ijin mencatut nama dan fotonya. Mungkin terkesak sok ngasih-ngasih dorongan, karena ketika itu posisi saya sudah sidang skripsi, tinggal menunggu wisuda yang jauh jaraknya dari tanggal sidangnya. Dingapurani to ya, kita kan bolo bro.
***
Ini tentang salah satu pasukan ‘cah hiphop 09’. Salah satu anggota keluarga besar sexta virtus tercintaaah. Salah satu teman senasib sependeritaan dari kaum minoritas di psikologi Mesen.

Dia yang tingkat ke-Pede-annya tingkat nyebelin bin kemaki. Dia yang kini badannya semakin subur saja. Dia yang mudah dikenali dan diingat walau baru sekali melihat. Dia yang selalu memakai topi di mana pun dan kapan pun adanya.

Inilah dia yang hobi main game. Inilah dia yang sangat suka kartun anime. Inilah dia yang sangat hobi naik gunung. Inilah dia yang kakinya tidak mau diajak berhenti mider. Inilah dia yang tidak bisa tidak baik (kalau sama perempuan).

Inilah dia yang jam tangannya pernah saya pinjam. Dan hanya hitungan jam sudah saya kembalikan karena tiba-tiba jamnya mati. Pffffttt

Maaf sebelumnya menggunakan subjek mu sebagai korban pada tulisan ini. Relakanlah. Iklaskan. Beruntung kalau teman yang lain juga merasa. Tapi kan mereka nggak mau.

Mumpung teman-teman masih ada. Mumpung teman-teman belum terlalu jauh meninggalkanmu. Sebelum teman-teman lainnya belum terlalu asyik dengan pengejaran masa depannya masing-masing. Ndaaaaa…..!!!! Ndang validasi!!!

Tidak usah peduli dengan temanmu yang pengecut itu. Tidak usah peduli kepada mereka yang masih terlalu dalam tenggelam dalam kegelapan. Tidak usah terlalu peduli kepada mereka yang masih enggan keluar dari bilik sempit dunia kelamnya. Tidak usah terlalu manja menuruti nafsumu mencari uang dulu. Berhentilah untuk itu.

Jangan terlalu percaya dengan ‘uang’ yang kamu dapatkan sekarang dapat memuaskan jiwamu. Percayalah banyak sekali jatah rejeki yang Tuhan sudah siapkan untukmu. Banyak nikmat Nya sudah terlalu lama menanti datangmu Luluslah!

Lulus sajalah, enak lho :))
Kerjakan saja, lalu serahkan ke pembimbing. Kerjakan lagi serahkan lagi. Kerjakan, serahkan lagi. Begitu saja. Sampai diminta maju.

Bertanyalah setiap kamu terhenti di sebuah tanda tanya. Wes pokokmen sak juehmu lehmu takon sopo wae. Sedikit egois dan tegaan tidak masalah.

Nggak usah terlalu banyak mikir. Nggak usah terlalu lama mikir. Nggak usah terlalu merasa-merasa. Perasaanmu mu itu nggak jelas. Nggak pasti! Kamu itu laki-laki, nggak usah sok merasa, hajar saja! Pokoknya hajar terus sampai sarjana.
Demi waktu yang sesungguhnya manusia merugi.
Demi waktu yang terus menyeleksi siapa yang pantas terpilih.
Demi waktu yang terus menjadi penjawab bagi penanya kehidupan.
Dan demi waktu yang masih memberikan kepadamu hari ini kesempatan.
Jangan sia-siakan kesempatan.
Bergegaslah.
Masukklah bersama mereka orang-orang yang beruntung.
Jangan mau benar-benar termasuk golongan yang merugi.
Jangan mau. Bersegeralah.
Ndaaaaaa, ndang validasi.
Ndaaaaaa, ndang lulus!!!!
Bukan masalah ku jika kamu tidak mau lulus. Bukan masalah ku jika kamu enggan mengerjakan. Bukan masalah ku jika kamu masih ogah-ogahan. Bukan masalah ku jika kamu masih tidak mau ke kampus hari ini. Aku tidak rugi sama sekali. Tapi masalahnya kamu adalah teman KAMI!