Recent Posts

4/recentposts
Powered by Blogger.

Fixed Menu (yes/no)

Ads Top

Categories

Tags

Business

Latest in Sports

Popular Posts

Semua Orang Harus Belajar dari Python

Tuesday, September 15, 2015


Pada kesempatan kali ini saya akan sedikit membahas tentang sahabat saya sendiri. Bukan sahabat saya yang pernah mengalami galau akut itu, bukan! Tapi sahabat saya yang terkenal ke-wolesan-nya. Nama aslinya adalah Aris Martanto, tapi kebanyakan orang memanggilnya dengan sebutan Python. Saya sendiri selama menjadi temannya juga tidak pernah tahu kenapa ia dipanggil dengan sebutan Python. Malah di kalangan adik-adik tingkat yang (sedikit) unyu-unyu lebih mengenal Python daripada Aris Martanto. Dan Maaf kali ini saya akan langsung sebut namanya saja. Karena tanpa menyebutkan nama, toh kalian pasti sudah langsung mengenalnya juga, ketika melihat foto tersebut.

Selama hampir lima tahun saya bersahabat dengannya. Dulu ketika awal masuk kuliah, saya masih ingat betul, penampilan yang lebih mirip dengan preman dengan codet bekas luka di pipinya, membuat tampilannya terlihat sangar. Namun setelah kenal lama, ternyata orangnya jauh dari kesan preman. Orang yang sangat supel, humoris dan lain-lain pokoknya lah.

Selama bersahabat dengannya banyak hal yang bisa diambil pelajaran dari sikap-sikapnya. Dan melalui tulisan ini pula saya akan menjelaskan beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang Python. Barangkali akan sedikit subjektif, namun ada baiknya jika kalian perlu mengetahui hal ini. Harapan saya kalian semua dapat belajar dari sahabat saya, Python.

Orang yang rajin
Python adalah orang yang sangat rajin, bukan hanya soal rajin kuliah, namun juga rajin menjaga kebersihan kamar kos. Setiap saya main ke kosnya, kosnya selalu terlihat bersih untuk ukuran cowok. Jauh dari kesan brak-bruk. Sapu dan kain pel sudah menjadi senjatanya sehari-hari. Soal kuliah? Jangan ditanya lagi, bahkan karena terlalu rajin, ia pernah sekelas dengan (hampir semua angkatan, terutama angkatan dibawahnya. Di luar modusnya untuk sekelas dengan adik-adik tingkat yang (sedikit) unyu-unyu. Namun juga ingin membahagiakan kedua orangtunya dengan IPK bagus, niatnya.

Orang yang ontime
Diantara teman-teman futsal, bisa dibilang Python adalah orang yang paling ontime. Di saat teman-teman yang lain belum sampai lapangan, ia sudah datang terlebih dahulu. Ketika saya sampai di tempat futsal, saya sering melihat dia datang paling awal. Sambil menunggu menikmati kopi atau teh panas ditemani rokok gudang garamnya. Namun dia hanya ontime ketika futsal ding, ketika ada kegiatan lain, dia selalu menjadi orang yang paling akhir kedatangannya. Sering ketika akan hendak bepergian harus menunggu dia terlebih dahulu. Dan alasan yang membuat saya terkadang tak masuk akal adalah “Sik, sak ududan ndhisek” atau dalam bahasa Indonesianya, "Sebentar, menghabiskan satu batang rokok dulu."

Orang paling woles sedunia
Saya adalah saksi hidup, bahwa python adalah orang yang paling woles sedunia. Betapa tidak, ngerjain tugas H-1 itu sudah hal yang biasa, terkadang python malah ngerjain tugasnya pas hari H. Bahkan ketika hendak ujian validasi, saya membantu mempersiapkan segala hal diperlukan namun ia tetap pada posisi yang santai-santai saja. Padahal saya tahu betul, malamnya ia tidak belajar. Dan puncak kewolesannya ketika mau sidang skripsi, malamnya malah main futsal kemudian dilanjutkan dengan nongkrong di HIK. Sedangkan saya? yang kebetulan jadwal sidang kami di hari yang sama, sudah panik stadium empat, sampai sms dosen saja saya jawab dengan (sangat) tidak sopan, karena saking paniknya.

Orang yang humoris sekaligus supel
Orang yang pernah berkumpul dengan python, eh bukan kumpul kebo lho ya, maksud saya nongkrong bareng dengan python, pasti akan terbawa dengan candaannya. Bahkan hal yang sangat sepele pun ketika dibawakan dengan ciri khas Pyhton menjadi sebuah lelucon yang membuat kita semua terbawa bareng. Entah itu sedang nongkrong bareng, sedang main futsal bareng maupun di dalam mobil saat perjalanan jauh. Python mampu membuat susasna yang awalnya sunyi senyap bahkan kalau ada suara jangkrik, hanya akan terdengar krik-krik saja, menjadi penuh canda tawa. Selain humoris, python juga orangyang sangat supel, baik itu dengan sesama cowok maupun dengan lawan jenis. Berteman bukan hanya dengan satu angkatan, namun antar angkatan. Dari angkatan senior sampai dengan yuniornya.

Orang yang setia kawan
Dulu waktu ujian sidang skripsi, kebetulan jadwal kami di hari yang sama, kebetulan doesn penguji saya adalah dosen pembimbing Python. Karena jadwal bentrok, python dengan sangat legowo melukir jadwal sidang dengan saya. Saya sangat berterim kasih dengan python saat itu.

Orang yang Ikhlas
Ketika wisuda sudah di depan mata. Python mengalami musibah di mana ia harus rela menunda ceremonial wisuda selama satu semester. Hal itu terjadi karena kekurangan jumlah SKS, sebagai syarat kelulusan. Namun demikian ia tetap ikhlas menjalani kuliah satu semester lagi, dan tentu juga harus merogoh kocek lagi untuk biaya satu semester.

Saya kira cukup lah saya memfitnah python dengan segala kebaikannya itu. Beberapa hari yang lalu saya bermain di kosannya dan sekedar berbagi cerita tentang pengalaman kami. Ia sudah resign dari posisi sebelumnya sebagai HRD, dan sekarang mencoba dengan profesi baru sebagai sales marketing. Bagi saya terlalu prematur bagi python dalam mengambil keputusan itu. Namun nampaknya ia sudah yakin dengan pilihannya. Sebagai sahabat saya hanya bisa men-support dan mendoakan kebaikan untuknya. Semoga ini adalah pilihan karir yang tepat. Semoga sukses, Python!