Recent Posts

4/recentposts
Powered by Blogger.

Fixed Menu (yes/no)

Ads Top

Categories

Tags

Business

Latest in Sports

Popular Posts

Selamat ya Nda!

Friday, October 23, 2015
Saya, Nanda dan yang kemana-mana sering bareng sama Nanda pffft :-p

Kemaren teman saya Nanda Satriawan, mahasiswa semester akhir angkatan 2009 yang kini tubuhnya semakin subur, karena mengalami metamorfosis dari size XL menjadi XXL sudah melaksanakan sidang pendadarannya. Hal yang sama juga saya harapkan kepada teman-teman yang lain agar segera menyusulnya. Amin

Nanda adalah salah satu teman saya, Mahasiswa yang hingga saat ini masih aktif ngampus. Buat kuliah? Tentu saja tidak. Karena Nanda berani ke kampus hanya ketika malam hari, karena kalau siang dia malah tidur. Tentu dia hanya ingin bermain game online sambil mengerjakan skripsi kalau pas khilaf dengan fasilitas koneksi internet kecepatan dewa di kampus mesen. Selain itu Nanda adalah manusia yang mencoba untuk menjadi cool namun terkesan kemlinthi. Hobi maen basket, meski mainnya sih nggak jago-jago bener sebenarnya, mungkin dia adalah salah satu penganut doktrin, “cowok cool itu harus nampak jago main basket”. Mungkin ini lho!

Nanda selain juga hobi main basket, dia juga seorang gamer. Rajin ke kampus buat cari teman buat main game. Bagi Nanda kuliah itu nomor dua, game nomor satu, setelah itu mbribik sana- mbribik sini, dan barulah sisanya mengerjakan skripsi, itupun kalau pas khilaf. Jadi ketika saya mendengar Nanda akan sidang skripsi, sebagai teman saya ikut seneng juga.

Ohiya sampai lupa lupa, Nanda juga pernah menjadi simpatisan yang gagal untuk dijadikan kader militan salah satu partai politik, karena kita semua tahulah, politik tidak seperti halnya dengan bermain game virtual. Gimana Nda? Masih tertarik lagi nggak? Mumpung sebentar lagi Pilkada lho? hahahaha

Awalnya saya mau menghadiri prosesi sidangnya, atau paling tidak sekedar memberi dukungan moral kepadanya sebelum masuk ke dalam ruang penghabisan (baca; ruang sidang). Namun apa hendak dikata, saya tidak pandai dalam hal membagi waktu, hingga bahkan hanya sekedar memberi dukungan via BBM atau Wassap saja tak mampu, dimaklumi ya Nda, paketan internet saya kebetulan lagi habis. Hehehe J Tolong dimaafkan ya Nda, kita masih plend kan?

Ada dan tidak adanya saya juga tidak berarti apa-apa buat kelancaran sidangmu kan Nan? Kecuali orang yang tidak datang itu adalah orang yang sering kamu antar-jemput, kemudian sering kemana-mana bareng. Dan orang itu, yang tas cariernya saya pinjam ketika naik ke merbabu. Orang yang pernah bareng-bareng sama kita waktu naik ke lawu itu lho. Halah, yang pagi-pagi sudah bikinin nasi goreng buat kita itu lho Nan. Cieeee, hahahahaha

Sudah lah Nan, kali ini saya tidak akan mem-buly kamu, hahahaha karena sudah terlalu banyak kehidupan ini yang bukan hanya perlu kita tangisi, tapi juga untuk kita tertawakan. Sekali lagi, Selamat atas sidang skripsimu ya Bro, jangan terlalu terlena dengan euphoria sidang Nan. Ibarat bermain game, masih ada beberapa misi untuk menyelesaikan seluruh permainan tersebut. Apalagi ketika aturan baru mengenai kelulusan. Bahwa mahasiswa bisa dikatakan lulus dan tidak harus membayar beban uang semester lagi ketika sudah menyelsaikan revisi. Jangan menunggu deadline dua bulan untuk revisi skripsimu, habiskan sisa-sisa semangatmu untuk revisi, ndang kelar, gek ndang rabi Nan, eh kerja ding. Hehehehe

Selamat yan Nan, kapan kita naik ke merapi Nan?



Tulisan ini dibuat atas dasar kesengajaan dan kesadaran penuh penulisnya, jika ada hal-hal yang tidak mengenakan, itu murni salah saya selaku penulis. Dan kalau tidak terima mari kita selesaikan secara jantan. Terserah mau di warung sederhana seberang kampus, warung ijo atau tempat kita biasa sarapan dulu. Karena lelaki Sejati menurut saya, adalah lelaki yang mengakui kesalahannya dan mentraktir adalah ucapan permintaan maaf.