Ads Top

Tombo Ati


Salaam
Selama ini kita sering mendengar syair Tombo Ati digunakan sebagai sebuah rumus agar hidup kita terasa tenang. Ternyata ada manfaat lain yang bisa kita pelajari dari syair Tombo Ati tersebut. Karena saya bekerja sebagai HRD, maka saya akan mencoba mengupas syair Tombo Ati tersebut sebagai rumus dalam menjalankan sebuah institusi, dalam hal ini sebuah perusahaan. Semoga bermanfaat

Tombo Ati Iku Limo Perkarane:

Kaping Pisan Moco Qur'an Lan Maknane
Setiap perusahaan memiliki pedoman dalam melangkah yaitu visi misi yang jelas dan terdefinisikan dengan baik pada seluruh karyawan. Visi misi ini kemudian diturunkan lewat kebijakan-kebijakan perusahaan serta budaya perusahaan yang akan menjadi ciri gerak setiap individu dalam perusahaan.

Proses internalisasi nilai perusahaan akan membuat perusahaan memiliki kejelasan langkah dalam proses bisnisnya. Penyusunan bussiness plan, kebutuhan man power hingga persyaratan kompetensi tiap karyawan akan jelas jika dilandasi nilai-nilai yang diturunkan dari visi misi tadi.

Nah pertanyaannya, sampai dimana nilai-nilai perusahaan kita terinternalisasi kepada seluruh komponen dalam perusahaan?

Kaping Pindo Sholat Wengi Lakono
Solat merupakan salah satu bentuk ibadah manusia kepada Allah yg amalannya akan langsung dihisab. Diluar itu, solat sebagai dimensi transenden dalam kehidupan manusia ternyata juga mampu mengajarkan kita mengenai manajemen.

Solat diawali dengan bersuci, baik tempat, pakaian hingga jasad kita. Artinya dalam proses mengelola perusahaan, perlu ada persiapan yg matang dalam setiap aspek. Penyusunan rencana produksi, persiapan SDM, bahan baku sampai pada aspek penjualan harus pula dipersiapkan dengan baik. Tidak serta merta jalan tanpa persiapan yang baik, yang tentunya akan mengganggu kelancaran proses bisnis suatu perusahaan.

Didalam solat dibutuhkan pula tuma'ninah, kekhusyuan dan ketenangan dalam setiap gerakan. Bahkan jika imam solat berjamaah melakukan kesalahan, ada cara tersendiri bagi makmum untuk menegurnya. Tidak asal menyalahkan atau memaksa imam mundur dari tugasnya.

Kenapa solat malam?
Karena di malam hari terutama sepertiga malam adalah waktu yang utama. Waktu ijabah dimana seorang hamba bisa merasa sangat dekat dengan Rabbnya. Waktu dimana doa yang dipanjatkan akan mudah dikabulkan Allah. Banyak orang yang mengetahui hal ini, tapi sangat sedikit yang mampu melakukannya.

Sejalan dengan hal tersebut, sedikit pula orang yang pintar melihat peluang dan kesempatan. Bukan hanya peluang atau kesempatan untuk menjual produk sebanyak-banyaknya, mengambil untung sebanyak-banyaknya, tapi yang terpenting adalah melihat setiap peluang kebaikan yang bisa dilakukan tiap individu dalam kaitannya dengan perusahaan. Dan berupaya untuk melakukannya walau dilakukan seorang diri. Apakah itu peningkatan efisiensi dan kualitas produk, pelayanan kepada konsumen ataupun usaha peningkatan kualitas kerja tiap individu. Jika ini disadari oleh setiap individu dalam perusahaan, Insya Allah akan timbul kebaikan berjamaah yang akan membuat institusi kita menjadi lebih baik.

Kaping Telu Wong Kang Sholeh Kumpulono
Sinergi tiap individu dalam perusahaan menjadi penting untuk membentuk kebaikan berjamaah. Prinsip ini juga erat kaitannya dengan proses leadership, learning, coaching, mentoring dalam setiap individu di perusahaan. Penjabaran visi, misi ataupun arah kebijakan perusahaan yang baik akan menumbuhkan sense of belonging karyawan. Proses pengembangan diri dan perusahaan akan berjalan maksimal saat orang baik dalam perusahaan mampu dan mau bersinergi.

Mungkin kita yang berprofesi sebagai HRD juga perlu introspeksi, jika selama ini mengatakan HRD sebagai Bussiness Partner, apakah HRD juga sudah "mendidik" departemen lain agar memiliki kesadaran akan peran sebagai Bussiness Partner juga?

Apakah keberadaan HRD sudah mampu menjadi pengumpul “orang-orang soleh” diperusahaan ini untuk bisa bersinergi dalam kebaikan?

Kaping Papat Kudu Weteng Ingkakng Luwe
Puasa mengajarkan pada kita sikap ihsan, merasa bahwa seolah-olah kita melihat Allah, dan jika tidak mampu membayangkan melihat-Nya, maka kita merasa bahwa sesungguhnya Allah melihat perbuatan kita. Prinsip ini harus dimiliki oleh setiap individu di perusahaan, bahwa setiap individu di perusahaan memiliki rambu-rambu dan pedoman dalam bekerja yang harus ditepati. Koridor ini yang akan menjadi acuan dalam bekerja, tidak hanya memoles diri agar terlihat baik karena diawasi atasan. 

Prinsip menunda kesenangan juga merupakan salah satu inti dari puasa. Upaya menahan diri untuk tidak melakukan hal yang tidak semestinya. Disaat penghematan dan efisiensi dilakukan dimana-mana, tidaklah etis jika kita melakukan hal-hal yang bersifat pemborosan. Kebijakan-kebijakan penghematan juga tidak hanya ditekankan pada karyawan level bawah saja, namun juga harus dilaksanakan seluruh elemen di perusahaan. Kita mungkin bisa belajar dari kisah berikut:
http://strategimanajemen.net/2015/04/20/bonus-70m-untuk-direksi-telkom-kisah-muram-tentang-reward-and-performance/

Kaping Limo Dzikir Wengi Ingkakng Suwe
Dzikir mengandung pengertian mengingat. Mengingat akan kebesaran Allah, mengingat akan kelemahan diri, bermuhasabah terhadap setiap amal yang telah dilakukan. Keberanian untuk mengevaluasi diri, mengevaluasi program yang tidak berjalan dengan baik guna melakukan perbaikan ke depan. Tidak sekedar evaluasi yang bersifat simbolis atau asal ada evaluasi.

Evaluasi secara individu perlu dilakukan dalam dua hal; evaluasi peran individu terhadap tugasnya masing-masing dan evaluasi peran individu dalam lingkup yang lebih luas, tidak hanya tugasnya namun pada kelangsungan proses bisnis dalam perusahaan.

Semoga institusi tempat kita berkarya senantiasa mendapat keberkahan, sehingga mampu menebarkan kebaikan dan manfaat lebih banyak pada orang lain
Aamiin..

Salaam
Powered by Blogger.