Recent Posts

4/recentposts
Powered by Blogger.

Fixed Menu (yes/no)

Ads Top

Categories

Tags

Business

Latest in Sports

Popular Posts

Kehidupan Seorang Peneliti

Saturday, January 14, 2017
Berikut saya ingin menceritakan tentang kehidupan seorang teman yang sangat menyukai penelitian. Saya memiliki seorang teman yang sangat-sangat antusias dalam menimba ilmu. Hidupnya sebagai mahasiswa dihabiskan di kampus untuk membangun penelitian. Hampir 24 sehari pikirannya adalah penelitian.

Kami bertemu saat sedang di Kampung Inggris, Pare, Kediri. Sama-sama sedang belajar bahasa inggris.

Dia orang Riau, saat itu sedang menempuh pendidikan S2 di ITS, Surabaya. Setelah lulus dari ITS, saya mendapat kabar bahwa dia melanjutkan kuliah di Tiongkok.

Semangatnya luar biasa. Malam-malamnya banyak dihabiskan dengan begadang. Di depan laptop ditemani secangkir kopi. Bersama tim penelitiannya untuk mengerjakan proyek-proyek, mempubilkasikan jurnal-jurnal internasional. Ikut ajakan penelitian dosen. Bekerja sama dengan 'luar negeri'.

Suatu malam, kami bersama-sama dengan teman lainnya nongkrong di sebuah warung. Setelah kelas terakhir selesai, dari camp, kami berangkat bersama dengan sepeda sewaan.

Seperti ingin membenarkan ceritanya, dia membawa laptop dan memesan kopi. Lalu bercerita sangat antusias mengenai perjalanan hidupnya.

“Orang daerah seperti saya (Riau), jika mau jadi 'orang' harus berani merantau. Sayang sekali, teman-teman saya belum banyak yang memiliki kesadaran itu. Padahal dari daerah itu kesempatannya lebih banyak untuk mendapatkan beasiswa.” ceritanya bersemangat.

“Kamu belum disebut mahasiswa kalau belum begadang!” lanjut dia.

Dia bercerita juga tentang penelitiannya dengan dosen bekerjasama dengan 'luar negeri'. Saya lupa penelitian itu tentang apa. Tapi semoga tidak salah: penelitian mengenai hutan di Indonesia.

Dengan kerjasama penelitian seperti itu, dia sangat senang, selain kebanggaan, karena mampu menelurkan jurnal-jurnal internasional, juga mendapatkan uang yang lumayan. Bisa untuk biaya hidup dan kuliah S2-nya.

Penasaran dengan semangatnya melakukan penelitian-penelitian seperti itu. Saya pun spontan bertanya, “Apa keuntungan dari penelitian-penelitian yang bekerjasama dengan luar negeri seperti itu bagi rakyat kita?”

Teman saya itu mencoba berpikir. Tapi, hingga kami kembali ke camp, tak ada jawaban yang saya dengar....(jhn)