Monday, 7 August 2017

REVIEW BUKU: KONSPIRASI ALAM SEMESTA KARYA FIERSA BESARI

Konspirasi Alam Semesta by Fiersa Besari

Judul : Konspirasi Alam Semesta
Penulis : Fiersa Besari 
Tahun : 2017 
Cetakan : pertama 
Halaman : 238 hlm 
Penerbit : Media Kita, Jakarta 
Genre : Novel Fiksi Romantis
Harga buku : Rp 75.000 ,-

Setelah “Sekolah Biasa Saja”, konspirasi alam semesta adalah buku kedua yang saya review di lobimesen(dot)com. 

Jarang saya membaca novel percintaan. Dan kolase adalah satu dari sedikit yang pernah saya baca. Walau begitu, dari dulu saya sangat takjub kepada para penulis yang mampu merangkai kata-kata yang begitu indah, yang mampu mewakili isi hati jutaan orang. 

Seperti Tere Liye, saya begitu heran, dia bisa begitu produktif menulis buku. Penggemarnya banyak. Hampir setiap bukunya menjadi best seller

Bagaimana mungkin satu orang bisa menulis begitu banyak ekspresi hati manusia yang berbeda-beda. Dan itu mengena di hati setiap pembacanya. 

Mungkinkah orang bisa menuliskan rasa tanpa pernah mengalaminya? 

Mungkinkah orang bisa menjelaskan seperti apa itu manis. Apabila seumur hidupnya belum pernah merasakan benda (misalnya gula) yang memiliki rasa itu? 

Sampai-sampai saya berpikir, “Jangan-jangan orang-orang seperti mereka memiliki banyak kepribadian dalam satu tubuhnya?” 

Haha 

** 

Saya beli Konspirasi Alam Semesta ini di Gramedia Solo, di suatu sore menuju senja, tanggal 10 Juni 2017, saat penulisnya, Fiersa Besari melangsungkan konser di sana. 

Di depan panggung, Bung, sapaan Fiersa Besari, sudah dikerumuni banyak orang. Penonton berjubel di lantai 1 Gramedia yang sempit. 

Karena begitu ramai, saya langsung naik ke lantai atas, tempat buku-buku. 

Samar-samar terlihat sosok Fiesa Besari dari celah-celah penyangga tangga. 

Rambut gondrong. Kumisan. Jenggotan. 

Seperti jarang merawat diri. Atau memang sengaja dibuat seperti itu untuk menegaskan bahwa dia adalah anak sastra. 

Di gramedia saya seperlunya saja. Setelah menemukan novelnya, saya langsung ke kasir. Di depan kasir. 

Sempat bertemu dengan mas Burhan, panutan akhwat-akhwat adik tingkat yang sedang ngabuburit bersama istrinya yang baru beberapa waktu lalu melangsungkan pernikahan. 

*** 

Setelah selesai membaca kolase. Saya merasa bertanggungjawab untuk membuat reviewnya. 

Terlebih ada permintaan dari teman-teman kontributor lobimesen.com. Pun karena saya ingin berbagi kepada kamu-kamu semua pecinta novel romantis. 

Okelah. Mari kita mulai.... 

Konspirasi alam semesta adalah albook. Album dan Buku. Sebuah album berisi 14 lagu dan sebuah buku bergenre novel fiksi. 


Setiap judul bab adalah judul lagu. Juga sebuah scene perjalanan cerita cinta Juang dan Ana. Tokoh utama dalam novel ini. Yaitu: Konspirasi Alam Semesta, Kau, Juara Kedua, Sepasang Pendaki, Rumah, Bandung, Kawan Yang Mengagumkan, Telapak Kaki, Garis Terdepan, Nadir, Hingga Napas Ini Habis, Tanpa Karena, Lembayung, dan Epilog.

Setiap cerita yang digambarkan, diekstraksi dalam lirik lagu di akhir bab. 

Fiersa Besari, penulis buku ini adalah seorang musisi indie dari Bandung. Lulusan sastra Inggris STBA Yapari ABA, Bandung.

Di paket buku yang saya beli, diselipkan pembatas buku berukuran persegi, seperti postingan foto di instagram. Yaitu foto bianglala berwarna hitam putih. 

Mungkin itu adalah bianglala yang dinaiki Juang dan Ana saat pertama kali jalan berdua. Di balik pembatas buku itu, ada barcode yang jika di-scan dengan smartphone kamu akan menuju website tempat mendownload lagu-lagu tersebut secara legal. 

Jadi, saran saya silakan lagu-lagu itu didownload dulu. Lalu, setiap membaca novelnya, pastikan juga diiringi lagu-lagunya. 

Dan ajaib, Kamu akan mendapati dirimu dalam konspirasi alam semesta. 

Sungguhan…! 

*** 

Kolase tidak hanya bercerita tentang kisah romantis semata. Tetapi juga tentang keluarga, egosentrisme, cinta tanah air, perjuangan, tentang penggalan-penggalan surga sudut-sudut nusantara, pesan-pesan sosial, dan perjalanan mencari jati diri. 

Bung memang magis, dia membawa pembacanya terhanyut menuju pengalaman percintaan masing-masing. 

Bagaimana rasanya saat kamu sedang jatuh cinta. Saat kamu dikhianati. Saat kamu selingkuh. Saat kamu kehilangan. Saat kamu takut dan tidak dipercaya. 

Gaya bahasa tulisannya santai, mengalir, adem, romantis. Selalu berhasil membuat penasaran di setiap babnya. 

Kamu tidak akan rela untuk segera merampungkan ceritanya. Semakin dibaca semakin menyebalkan.

Fiersa Besari sangat pintar membuat perasaan pembaca teraduk-aduk. Di satu bab dibikin senang, kemudian di bab lain dibikin ‘terjatuh’. Begitu terus.

Suatu ketika Kamu dibuat tersenyum. Di bab lain hatimu akan tertusuk pedih. Ada senang. Ada kesedihan. Ada haru.

Juga, Kamu akan dibuat sangat sebal. Dan berpikir untuk tidak merampungkan membacanya. Tapi Kamu tidak akan mampu, rasa penasaran kepada kelanjutan ceritanya akan mengalahkan rasa yang menyebalkan itu.

Kamu akan mengerti jika telah selesai membacanya.

Buku ini akan membuatmu baper-baperan. Kamu akan menyukainya.

Apalagi Kamu adalah orang yang suka dengan kata-kata romantis. Konspirasi alam semesta kaya dengan quotes, Fiersa Besari berhasil untuk hal itu.

 ***

Bab 1 bercerita tentang kisah pertemuan Juang dan Ana yang dianggapnya sebagai konspirasi alam semesta.

Konspirasi Alam Semesta by Fiersa Besari
Sumber: Fiersa Besari

“Namun, ‘rasa’ memang punya jalannya sendiri. Ia tak serta-merta hadir untuk diutarakan. Kadang, ‘rasa’ hanya untuk dinikmati dalam kesendirian, dengan setumpuk harapan.” – Bab Konspirasi Alam Semesta halaman 7

Kisah kolase dimulai ketika Juang Astrajingga mengadakan wawancara dengan seorang putri dari Shinta Aksara, seorang sinden yang pernah mengharumkan nama bangsa tetapi dilupakan oleh negerinya sendiri.

Gadis itu mengerutkan dahi, berupaya menerka. Beberapa detik berselang, ia seolah tersadar. “Aku ingat kamu!” serunya. “Kamu yang menabrak aku di Palasari, kan?” Ia lalu tertawa. Lelaki itu menimpali dengan canggung. “Ana Tidae. Panggil aja Ana.” Dengan nada riang, ia memperkenalkan diri. -Hal 7, Bab Konspirasi Alam Semesta

Bab Konspirasi Alam Semesta Seperti sebuah konspirasi alam semesta, Juang bertemu lagi seorang gadis yang dia tabrak di Palasari. Seorang gadis yang membuat jagatnya berhenti sejenak ketika tatapan mata mereka, bertemu untuk pertama kali.

Kita sering mengalami kejadian yang tidak masuk akal. Tidak kita duga sebelumnya.

Orang-orang sering menyebutnya kebetulan.

Sedang Juang Astrajingga mengatakan pertemuan dengan Ana, gadis yang membuat dunianya berhenti sejenak kala mereka bertemu pada pandangan pertama, sebagai konspirasi alam semesta.

Cinta datang tidak mengenal waktu 


Kata Putut EA, "Cinta tak pernah tepat waktu."

Mungkin itu juga yang dialami Juang.

Juang menyukai Ana. Sedang, di sisi lain, Ana ternyata telah memiliki seorang pacar.

“Jatuh hati tak pernah ada dalam rencana manusia, mangsanya bisa siapa saja.”

Awal perjalanan cinta yang rumit. Tetapi konspirasi alam semesta masih tetap memainkan perannya. Selalu memiliki cerita yang tidak bisa kita duga.


Bab Kau, bercerita tentang siapa itu Juang Astrajingga tokoh utama dalam novel ini. Konflik dengan ayahnya. Perjalanan hidupnya dari kecil. Sampai angin yang membawanya ke Bandung. 

Membaca gambaran Juang, bayangan di benak saya langsung tertuju kepada penulis sendiri. Entah itu benar atau tidak. Biarkan menjadi rahasia Bung saja.

Juang Astrajingga adalah tokoh utama dalam novel ini. Dia memiliki karakter yang keras, yang terbentuk karena pengalaman hidup di masa kecil.

Juang sangat berpegang teguh pada ideologi yang dia yakini. Nekat melakukan perjalanan berkeliling Indonesia dengan bekal sekadarnya. Sangat ambisius dalam mengejar cita-citanya.

Lalu berlanjut dengan cerita keberanian Juang untuk mengajak Ana berkencan untuk yang pertama kali.

Juang akhirnya memberanikan diri mengajak Ana berkencan. Dan Ana pun mengiyakan. Tetapi bersikukuh, "Ini bukan kencan lho, ya!"

Apapun jenis perkataanya, intinya sama. Yang namanya sedang jatuh cinta. Tetap saja membuat orang girang bukan kepalang.

Di kamar kosannya Juang melompat-lompat kegirangan.

***

Di atas bianglala yang terhenti karena ada problem. Berlatar belakang langit sore yang menuju kegelapan malam. Seakan-akan suasana merestui, dua insan itu saling menyuburkan rasa.

Logika yang dikalahkan oleh rasa. Tangan Juang tiba-tiba saja sudah berada di punggung tangan Ana.

Ana pun seketika protes. "Aku sudah bilang, ini bukan kencan."

Tetapi tidak dengan hatinya...

Mungkin bibir bisa berbohong. Tetapi tidak untuk bahasa tubuh.

Bab Juara Kedua adalah Ketika Juang harus berani mengambil keputusan agar Ana mengambil pilihannya.

Konspirasi Alam Semesta by Fiersa Besari
Sumber: Fiersa Besari

Laki-laki harus berani untuk memutuskan.

Jatuh cinta memang tidak pernah salah. Tetapi jika menaruh hati kepada dua hati laki-laki yang berbeda pada waktu yang sama adalah suatu kejahatan terhadap rasa yang tidak terampuni.

Adakah yang lebih menyakitkan dibandingkan dengan pengkhianatan seorang kekasih?

Juang akhirnya mulai sadar. Logikanya mulai terbangun kembali.

Tidak bisa menunda-nunda lagi. Karena semakin lama, apapun niatnya pengkhianatan tetap saja itu jahat.

Juang memberanikan diri. Menyuruh Ana agar segera memutuskan.

Membuat pillihan!

Tetapi Ana justru menghilang. Tidak memberikan jawaban. Tidak bisa dihubungi. Tidak ada kabar.

Seminggu lamanya.

Dan suatu hari tiba-tiba Ana sudah di depan pintu kosan Juang. Basah kuyup di bawah hujan.

Juang menunggu keputusan Ana. Tetapi bibirnya tidak berkata apapun.

Bab Sepasang Pendaki berujung dengan Juang dan Ana jadian 

Kolase by Fiersa Besari
Sumber: Fiersa Besari

Ada kah yang lebih membahagiakan dari jadian di puncak gunung?

Lagu sepasang pendaki adalah 1 dari 14 daftar lagu di album konspirasi alam semesta yang menjadi favorit saya.

Baik tempo musiknya. Maupun lirik lagunya.

Mengingatkan saya dengan ibunya Sabiya.

ILYA 

I Love You Always

Hahaha

Pendakian, hawa dingin gunung, kumpulan awan-awan, pemandangan bumi dari atas gunung, dan gemerlap bintang-bintang, adalah anugerah Tuhan terutama bagi sepasang insan yang sedang dimabuk asmara.

Sulit bagi saya untuk memahami orang yang tidak menyukai gunung.

Bab Rumah adalah cerita Ana ditinggal oleh Juang 


Setiap orang akan senang jika pasangannya semakin dekat dengan cita-citanya. Tetapi sering juga kita berada pada posisi yang kontradiktif.

Di satu sisi kita bahagia karena pasangan akan mendapatkan apa yang menjadi impiannya. Di sisi lain, hati kita sesak karena untuk itu harus berkorban untuk sesuatu yang tidak mudah.

Proposal Juang untuk membuat movie dokumenter tentang anak-anak bangsa dan budaya Papua diterima.

Papua, sudut surga di bagian timur nusantara, di mana secanggih-canggihnya device kita terasa tidak berguna untuk mendukung LDRan kita.

Ana ditinggal pergi untuk waktu yang tidak bisa diperkirakan lamanya.

Hilangnya komunikasi

Ditinggal seorang kekasih untuk beberapa saat mungkin tidak akan menjadi masalah. Apalagi jika masih ada jalan untuk memberikan kabar.

Tetapi bagaimana jika kita diuji dengan hilangnya kabar dari kekasih?

Juang tidak lagi mengirimkan kabar. Baik melalui chat, sms, telp, maupun surat.

Dari kantor pun tidak memiliki akses untuk menghubunginya.

Ini adalah ujian kesabaran dan kesetiaan dari cinta.

Apakah Ana masih setia dan menunggu?

Kamu akan merasa kasian dengan apa yang menimpa Ana. Akan sangat gregetan terhadap lingkaran setan kisah percintaan mereka. Antara Juang, Ana, Kang Deri dan Camar, sahabat Ana yang menyukai Kang Deri. 


Ana ternyata memiliki penyakit parah. Juang tidak diberi tahu sama sekali.

Sewaktu Juang menghilang di belantara Papua, Ana sering pingsan. Dan kang Deri, mantan pacar Ana yang membantunya.

Malang nasib Ana. Suatu hari Juang melewati suatu jalan. Dilihatnya Ana sedang berada dalam dekapan kang Deri.

Tanpa ada kata-kata. Dan kesempatan untuk menjelaskan. Juang dengan egonya yang tinggi, pergi lagi. Tanpa tahu betapa sakitnya Ana. Hati dan kepalanya.


Kamu akan tahu betapa cinta seorang ayah kepada anaknya akan membuatnya berbuat apapun agar anaknya bahagia. 


Ana bersikukuh tidak mau operasi atas kanker di kepalanya.

Ketidakpercayaan Ana kepada medis karena traumatis atas meninggalnya ibu dan ibu Juang di tangan medis semakin menguatkannya.

Kang Deri dan ayahnya sekalipun tak bisa membujuknya.

Juang?

Dia tidak tahu sama sekali bahwa kekasihnya itu sedang berada di ambang kematian.

Juang masih saja dengan egonya.

Kamu akan tahu kekuatan cinta bisa mengalahkan apapun. Betapa mematikannya penyakit itu. 

Juang langsung pulang ke Jawa. Setelah pak David, ayah Ana mengirimkan sms perihal kabar Ana yang sesungguhnya. 

Ditinggalnya teman Juang sendirian di Batam. 

Juang dimohon agar bisa membujuk Ana untuk operasi. 

Dan tidak ada yang bisa membuat Ana lebih bahagia. Kecuali berada di samping kekasih yang dia cintai di saat-saat keterpurukannya.

“Dan satu wajah itu muncul di malamku, diam di sela-sela berlian yang bertaburan di lautan angkasa. Dari kejauhan dapat kulihat ia tersenyum, mengatakan bahwa ia akan selalu menungguku pulang untuk mengecup keningnya. Membuatku sadar: cintanya yang seluas samudera telah menuntunku pada ujung pengasingan.” – Bab Telapak Kaki Hlm. 64

Penuturan penulis mampu membuat tersentuh dan enggak berlebihan. Penuturan yang sederhana, namun begitu terasa sampai ke hati. Bab Telapak Kaki membuat kamu ingat akan besarnya kasih sayang seorang ibu. Membuat mu merenung apa saja hal-hal yang belum dan sudah kamu lakukan untuknya.

“Sepasang manusia tidak lagi ditakdirkan untuk jatuh cinta, mereka berjalan di dalamnya. Mensyukuri detakan jantung mempercepat, menikmati detikan jam melambat. Hingga entah kapan Tuhan berkenan mempersatukan mereka. Dan kebahagiaan, meski tak lama menetap, tetaplah kebahagiaan.” – bab Tanpa Karena Hlm. 102 

Ketika membaca bab Lembayung dan Epilog. Keduanya benar-benar membuat sesak. Tidak dibaca salah, dibaca juga salah.

Kedua bab tersebut yang jelas akan membuatmu menitikkan air mata. Kamu harus menyiapkan tisu di dekatmu. Apalagi ketika membaca itu, kamu juga mendengarkan lagu dengan judul yang sama.

Konspirasi alam semesta memilihku, di bab itu lagu mp3 di handphone pas memutar lagu lembayung. Sungguh hati teriris pilu.

Pada akhirnya, Novel konspirasi alam semesta ini saya rekomendasikan untu dibaca.

Akhir ceritanya tidak terduga sama sekali. Saran saya, jangan menebak-nebak setiap cerita yang membuatmu penasaran. Karena tebakanmu pasti akan salah.

Salut untuk Fiersa Besari. Karena telah membuat karya yang sedemikian indah. Terasa nyata dan kaya akan makna.


Referensi:

  1. Novel Konspirasi Alam Semesta
  2. Akun Instagram Fiersa Besari

Alumni psikologi UNS angkatan 2009 aka sexta virtus. Saat ini mburuh pabrik pakan di kota Sragen.


EmoticonEmoticon